foto ilustrasi: Gemini AI
Momen Ramadhan selalu identik dengan kehangatan dan beragam hidangan manis saat berbuka puasa. Salah satu menu favorit yang tak pernah absen adalah bubur. Menariknya, kini bubur tradisional sudah mulai diupgrade menjadi varian kekinian yang lebih cantik secara visual, sehingga berpotensi besar menjadi ide bisnis takjil yang menjanjikan.
Dengan sentuhan modern, menu klasik seperti bubur sumsum atau kacang ijo bisa tampil lebih mahal lewat penambahan topping unik dan kemasan cup mika yang praktis. Inovasi ini tentunya sangat menguntungkan bagi pebisnis modal kecil karena bahannya ekonomis dan proses pembuatannya relatif cepat.
Kabar baiknya, resep bubur ini dirancang khusus untuk menghemat bahan bakar dan waktu. Cocok sekali bagi Anda yang ingin memulai bisnis musiman namun tidak ingin berlama-lama di dapur. Selain itu, tekstur bubur yang lembut juga cocok untuk memulihkan tenaga setelah seharian berpuasa.
Nah, berikut resepnya yang dikutip Makanan Brilio dari Liputan6, Selasa (20/1).
1. Bubur Kacang Hijau Ekonomis

Resep Bubur Takjil
© 2026 brilio.net/Gemini AI
Bubur kacang hijau adalah suatu keharusan selama bulan Ramadhan. Kini ada cara memasak yang lebih cerdas agar kacang cepat empuk tanpa harus direndam semalaman.
Bahan-bahan:
250 gram kacang ijo (cuci bersih)
2500 ml air
4 lembar daun pandan (cincang)
1 sdt garam
100 gram gula merah
135 gram gula pasir
1 sdt bubuk vanila
2 bungkus santan instan (@65ml)
Cara membuat:
1. Gunakan cara hemat gas: Rebus kacang hijau dalam air mendidih dengan api besar selama 5 menit. Matikan api, tutup rapat, dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, rebus lagi selama 7-10 menit hingga buncis mekar sempurna.
2. Tambahkan gula merah, gula pasir, garam dan vanila. Aduk hingga larut.
3. Tuang santan, aduk terus agar tidak pecah. Masak selama kurang lebih 3 menit hingga benar-benar matang (matang).
4. Kemas dalam cangkir. Resep ini biasanya menghasilkan sekitar 8 gelas ukuran sedang.
2. Bubur Sumsum Gula Merah Klasik

Resep Bubur Takjil
© 2026 brilio.net/Gemini AI
Teksturnya yang lembut membuat bubur ini digemari semua orang. Jika dikemas dengan rapi, bubur sumsum tradisional ini bisa tampil lebih berkelas.
Bahan Bubur:
200 gram tepung beras
1 sdt garam
4 lembar daun pandan
1.300 ml santan (dari 1 butir kelapa)
Bahan Sop Kinca:
350 gram gula merah (sisir)
500 ml air
3 lembar daun pandan
1 sdt garam
1 sendok makan tepung maizena (larutkan dengan sedikit air)
Cara membuat:
1. Sup: Rebus gula pasir, air, pandan dan garam hingga mendidih. Saring, lalu campurkan larutan tepung maizena hingga agak kental.
2. Bubur : Campur tepung beras, garam, pandan dan santan. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk selama kurang lebih 20 menit hingga menggelembung dan kental.
3. Siap disajikan dengan sedikit saus kinca.
3. Bubur Ketan Hitam Praktis
Yang legit ini sungguh melegenda. Perpaduan ketan hitam dan nikmatnya santan selalu menjadi perbincangan hangat saat waktu berbuka puasa.
Bahan Bubur:
250 gram ketan hitam
750 ml air (atau sisa air rendaman)
200 gram gula jawa
100 gram gula pasir
2 lembar daun pandan & 1 sdt garam
Bahan-bahan Kuah Santan:
130 ml santan instan + 250 ml air
1 lembar daun pandan & sejumput garam
1 sdm tepung beras (larutkan)
Cara membuat:
1. Rendam ketan minimal 2 jam. Rebus bersama pandan dengan cara 5-30-7 (rebus 5 menit, diamkan 30 menit, rebus lagi 7 menit) untuk menghemat gas.
2. Tambahkan gula dan garam, aduk hingga mengental.
3. Masak kuah santan hingga mendidih, masukkan larutan tepung beras agar teksturnya kental sempurna.
4. Sajikan dengan ditaburi santan di atas ketan hitam.
4. Bubur Sagu Mutiara yang Kenyal
Tampilannya yang berwarna merah cerah akan membuat siapapun tergiur. Bubur ini memberikan sensasi segar dan kenyal saat disantap.
Bahan Utama:
100 gram sagu mutiara
800ml air
100 gram gula pasir & 2 lembar daun pandan
Bahan-bahan Kuah Santan:
500 ml santan
1 sdt garam & 1 daun pandan
150 ml susu kental manis (opsional)
Cara membuat:
1. Rebus air, masukkan sagu mutiara dan pandan. Rebus 5 menit, matikan api, dan tutup panci selama 15 menit hingga butirannya bening.
2. Nyalakan api kembali, tambahkan gula pasir, masak hingga mengental.
3. Rebus santan, garam, dan pandan hingga mendidih. Tambahkan susu kental manis jika suka.
4. Tuangkan santan di atas bubur mutiara.
5. Bubur Candil Ubi Jalar Ungu
Warna ubi ungu yang cantik alami dijamin mampu menarik perhatian pelanggan. Rasanya kenyal dan manis!
Bahan Bola Candil:
500 gram ubi ungu kukus (haluskan)
90 gram tepung tapioka & 1 sdt garam
Bahan Kuah Gula:
750 ml air, 110 gram gula pasir, 1 sdt garam, 1 sachet vanila, 2 lembar daun pandan
2 sdm tapioka (larutkan)
Cara membuat:
1. Campur ubi ungu halus dengan tapioka dan garam. Bentuk bulat kecil.
2. Rebus air dan gula saus hingga mendidih. Celupkan bola candil, masak hingga mengapung. Tambahkan larutan tapioka agar kental.
3. Sajikan dengan santan kental yang sudah matang dengan sedikit garam dan pandan.
6. Bubur Jagung Manis
Ini merupakan pilihan praktis yang rasanya sangat familiar di lidah. Rasa manisnya yang alami membuatnya ketagihan dan cara membuatnya sangat mudah.
Bahan-bahan:
2 biji jagung manis (1 diblender kasar, 1 di serut)
600ml air
100 gram gula pasir & 1 sdt garam
1 lembar daun pandan & 1 bungkus santan instan
5 sdm tepung maizena (larutkan)
Keju parut untuk topping
Cara membuat:
1. Rebus semua jagung (serut dan blender) dengan air, pandan, gula dan garam hingga empuk.
2. Tambahkan santan, aduk rata hingga mendidih.
3. Tuang larutan maizena, aduk hingga meletup dan mengental.
4. Taburi dengan keju parut sebagai pelengkap agar lebih modern.
FAQ Mengenai Cara Memasak Bubur
1. Mengapa metode 5-30-7 sangat direkomendasikan untuk penjualan?
Pasalnya cara ini memangkas penggunaan gas hingga 70%. Selain hemat biaya, dapur juga tidak terasa panas dalam waktu terlalu lama, tekstur butirannya tetap utuh (tidak hancur) namun sangat lembut.
2. Apakah takaran airnya harus tepat?
Ya, khusus untuk bubur sumsum. Jika airnya terlalu banyak, buburnya akan encer; jika kurang, bubur akan keras saat dingin. Gunakan timbangan digital atau gelas ukur untuk hasil yang konsisten.
3. Bagaimana caranya agar bubur mutiara tidak saling menempel?
Pastikan untuk menambahkannya saat air sudah benar-benar mendidih. Sagu mutiara jangan dimasukkan ke dalam air dingin karena akan hancur dan menjadi adonan yang lengket.
4. Bubur ini tahan berapa lama di suhu ruang?
Karena mengandung santan, bubur umumnya tahan 6-8 jam di suhu ruangan. Jika ingin lebih tahan lama, masak santan secara terpisah dan tambahkan sedikit garam agar tidak cepat busuk.
5. Apa saja tips mengemas bubur agar terlihat “modern”?
Gunakan standing pouch transparan atau gelas plastik tinggi. Tempelkan stiker label penjualan pada bagian depan, dan tambahkan selembar kecil daun pandan pada kemasan untuk aroma dan kesan segar.
(brl/timah)
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film
