Resep bakwan pontianak super renyah tahan lama, lengkap dengan teknik penggorengannya biar tidak berminyak

Resep bakwan pontianak super renyah tahan lama, lengkap dengan teknik penggorengannya biar tidak berminyak


foto: brilio.net/Agustin Wahyuningsih

Brilio.net –Bakwan sayur atau bala-bala merupakan sajian yang tak pernah absen dari meja makan saat tiba waktu berbuka puasa. Dari sekian banyak jenisnya, Bakwan Sayur khas Pontianak menjadi salah satu yang paling banyak dicari karena ciri khasnya yang tipis, lebar, dan tekstur renyah yang tahan lama. Penambahan topping udang utuh atau taburan rebon di atasnya memberikan sensasi gurih yang khas.

Masalah utama saat membuat bakwan di rumah adalah teksturnya cepat empuk setelah dingin. Namun, dengan teknik pemilihan bahan dan cara menggoreng yang tepat, bakwan buatan Anda bisa tetap renyah dan garing meski sudah lama ditinggalkan.

Rahasia Mencampur Tepung agar Tekstur Renyah Tahan Lama

Kunci kerenyahan bakwan Pontianak terletak pada komposisi campuran tepungnya. Menggunakan tepung terigu berprotein sedang yang dicampur dengan sedikit tepung beras merupakan kombinasi terbaik. Tepung beras berfungsi memberikan efek “renyah” yang lebih keras, sehingga bakwan tidak mudah layu karena panasnya uap sayur.

Selain itu, pastikan adonan tidak terlalu kental. Adonan yang sedikit encer akan menghasilkan lapisan bakwan yang tipis dan renyah hingga bagian dalam.

Langkah-Langkah Membuat Bakwan Pontianak “Anti Empuk”

Berikut panduan lengkap cara membuat Bakwan Sayur Pontianak yang tipis renyah dan tahan lama. Takaran ini sudah disesuaikan agar teksturnya tidak keras dan cocok untuk menu takjil.

Bahan & Pengukuran Yang Tepat

Adonan Tepung:

– 250 gram tepung terigu protein sedang
– 50 gram tepung beras (Kunci kerenyahan tahan lama)
– 20 gram tepung maizena (Memberi tekstur ringan)
– 350 – 400 ml Air es (Tuang sedikit demi sedikit hingga adonan sedikit encer)
– 1 kuning telur (untuk rasa gurih alami)

Bahan Sayur:

– 150 gram Kubis, iris halus
– 100 gram Wortel, potong korek api tipis
– 2 batang daun bawang & seledri, iris halus
– Udang ukuran sedang atau Rebon secukupnya untuk topping

Bumbu halus:

– 5 siung bawang putih
– 3 siung bawang merah
– 1 sdt ketumbar bubuk & 1/2 sdt merica bubuk
– 1,5 sdt Garam & 1 sdt Kaldu jamur
– 1/2 sdt gula pasir
– 1/4 sdt Soda kue

Cara Membuat Langkah demi Langkah

Langkah 1: Buat Adonan

Campur tepung terigu, tepung beras, tepung maizena, bumbu halus, dan semua bumbu pelengkap dalam satu wadah. Tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan pengocok hingga tidak ada gumpalan. Tambahkan kuning telur, aduk kembali.

Catatan: Pastikan adonan sedikit lebih encer dibandingkan bakwan biasa agar hasilnya tipis dan renyah merata.

Langkah 2: Mencampur Sayuran

Tambahkan irisan kubis, wortel, daun bawang, dan seledri ke dalam campuran tepung. Aduk perlahan sampai semua sayuran terlapisi adonan. Tambahkan baking soda terakhir sesaat sebelum menggoreng agar reaksinya maksimal.

Langkah 3: Panaskan Cetakan

Panaskan minyak goreng dalam jumlah besar (menggoreng). Rendam sendok besi (cetakan) dalam minyak panas selama beberapa menit. Hal ini sangat penting agar adonan tidak lengket saat dicetak.

Langkah 4: Mencetak & Menggoreng

1. Ambil sendok sayur panas, tuang adonan ke dalamnya hingga agak penuh namun encer.
2. Letakkan satu ekor udang atau taburan rebon diatasnya, tekan sedikit agar menempel.
3. Masukkan kembali sendok berisi adonan ke dalam minyak panas.
4. Tunggu beberapa detik hingga pinggirannya mengeras, lalu kocok perlahan hingga bakwan keluar dari cetakan.
5. Goreng dengan api sedang hingga kuning keemasan. Kembalilah sekali saja.

Langkah 5: Menguras

Angkat bakwan dan tiriskan dengan posisi berdiri (tegak) agar minyak terkuras sempurna dan bakwan tidak cepat empuk akibat uap panas yang terperangkap.

FAQ Pembuatan Bakwan Pontianak

1. Apakah adonan bisa ditambahkan telur agar lebih enak?

Menambahkan telur memang membuat rasanya lebih gurih, namun telur cenderung membuat tekstur gorengan lebih cepat empuk dan lembek setelah dingin. Jika ingin renyah dalam waktu lama, sebaiknya hindari penggunaan telur atau gunakan bagian putihnya saja.

2. Mengapa bakwan saya terasa sangat berminyak setelah dikeluarkan?

Hal ini biasanya terjadi karena suhu minyak saat dimasukkannya adonan terlalu rendah, atau bakwan terlalu sering dibalik. Pastikan minyak benar-benar panas dan balik bakwan sekali saja setelah bagian bawahnya matang.

3. Bagaimana cara mencuci udang agar tidak amis saat dijadikan topping?

Cuci udang dengan air mengalir, buang kepalanya bila perlu, lalu lumuri dengan air jeruk nipis selama 5 menit. Bilas kembali dan keringkan dengan tisu dapur sebelum ditaruh di atas adonan bakwan.

4. Apakah baking soda bisa digunakan untuk menambah kerenyahan?

Bisa. Menambahkan sedikit (satu sendok teh) baking soda dapat membantu menciptakan ruang udara kecil pada adonan, sehingga tekstur bakwan menjadi lebih ringan dan tidak keras saat digigit.

5. Bagaimana cara menyimpan sisa bakwan agar bisa renyah kembali untuk sahur?

Simpan bakwan dalam wadah kedap udara. Untuk menikmatinya kembali saat sahur, gunakan air fryer bersuhu 180°C selama 3-5 menit atau panggang sebentar di oven agar minyaknya keluar dan teksturnya kembali renyah.

(brl/timah)


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *